Senin, 06 Juli 2015

Wanita Itu Istimewa

Hai temans,

Cuma sekedar sharing dan habis blogwalking trus aku terinspirasi dari Karien blog yang intinya menulis tentang sisi wanita yang harus kita sadari. Ah, ternyata bener juga. Bahwa kita sebagai wanita, hendaknya jangan terus mengeluh dan menyalahi kodrat. Banyak-banyaklah bersyukur atas kehidupan kita sekarang karena sesungguhnya masih banyak orang yang nasibnya jauuuuh lebih kurang segala-galanya dibanding kita. Bukannya aku mau sok, sotoy, belagu atau menggurui yaa, tapi aku sekedar mau berbagi dan mengingatkan. Karena ada pepatah, sesungguhnya kita ini semua bersaudara. Iya kan, sist? :) *maksa dikit boleh dong kakaaaakk*.
Kaum Feminis bilang, susahnya jadi wanita (baca : muslimah). Ribet dan gak praktis deh pokoknya. Kenapa? Lihat saja peraturannya dibawah ini :
  1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
  2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
  3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
  4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
  5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
  6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
  7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
  8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
Itu sebabnya banyak yang berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA” dari segala tuntutan-tuntutan tersebut. TAPI bagaimana jika dibalik seperti ini :
  1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak bukan? Itulah perbandingannya aurat laki-laki dengan seorang wanita.
  2. Wanita perlu taat kepada suami. Bahwa sesungguhnya lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya. Dan ibunya itu pasti seorang wanita.
  3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi bahwa harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya kecuali ia ridho. Sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu bahkan wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya.
  4. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan mempertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
  5. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.
  6. Seorang wanita boleh memasuki pintu surga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu: shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.
  7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita. Bahwa sebagai Dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukum-Nya atau peraturan-Nya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan lainnya. Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar kaum lelaki berbuat baik selalu terhadap isterinya.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga dan mengantarkannya menjadi muslimah yang baik, maka surga adalah jaminannya. Berbahagialah wahai para muslimah. Tunaikan dan tegakkan agamamu, niscaya surga menanti.

Aku, sebagai wanita, ibu, anak perempuan, saudara perempuan, belum sebagai istri, sangat bahagia dengan peranku seperti sekarang ini. Sebaik-baiknya manusia, baik dia laki-laki ataupun wanita, yang dilihat di mata Allah adalah ketaqwaannya. Maka, mulai sekarang yuk, mari kita bersyukur dan bilang minimal ke diri sendiri, aku bahagia jadi wanita dan aku bersyukur dilahirkan sebagai wanita. Dan wanita itu istimewa. Semoga bermanfaat ya, sist. Hanya postingan sebagai pengingat diri sendiri yang apalah aku diantara juta-jutaan wanita muslimah dimuka bumi ini.


Kisses,


karinacinderella

Jumat, 26 Juni 2015

Rindu Puasa Di Rumah

Assalamu alaikum,

Hari ini hari ke-10 bulan Ramadhan. Alhamdulillah, masih bisa bertemu Ramadhan lagi. Masih bisa merasakan nikmatnya ibadah di bulan suci ini. Baik itu puasa, tadarus, tarawih, zakat, dan yang lainnnya. Alhamdulillah, aku masih diberi kesempatan puasa walaupun di hari pertama aku masih halangan. Hmmm, karena teman-teman marketing lagi pada tugas keluar kantor, jadi deh aku ngeblog kerja sendiri. Hehehe... :)))

Gak tau kenapa ide bikin postingan ini munculnya tiba-tiba. Mungkin karena aku lagi kangen ya? Wah, jangan mikir yang nggak-nggak dulu yaa. Aku lagi kangen puasa di rumah. Yes, as simple that. Yahh, gak tau ini cuma perasaanku atau memang semua orang merasakan hal yang sama kalau puasa di rumah itu rasanya beda. Bukan, ini bukan karena aku pemalas kelas akut yang beropini kalau puasa di rumah itu lebih enak karena semua udah disiapin sama mamah kita. Sahur tinggal makan, buka puasa pun tinggal makan. Tapiii jujur aja ada banyak hal lain yang sukses bikin aku kangen untuk puasa di rumah.

Aku ingat, bulan Ramadhan dulu, waktu aku SMP sampai SMU, papahku sering kasih tausiyah ke anak-anaknya sehabis sholat subuh dan tadarusan. Isi tausiyah-nya macem-macem. Kebanyakan tentang ilmu agama yang papah dapet dari pengajian bapak-bapak trus disampaikan lagi ke anak-anaknya. Dulu papah juga sering ngadain buka puasa di rumah ngundang anak-anak tetangga sekitar rumah dilanjut sama sholat tarawih berjamaah. Imamnya kadang papah kadang juga teman-teman papah yang dikenalnya di pengajian. 

Aku juga kangen sama menu makan sahur mamah yang biasanya gak jauh-jauh dari telur, mie, nugget dan sosis. Kenapa gitu? Soalnya itu makanan favoritnya adekku. Jadi supaya adekku yang waktu itu masih kelas 1 SD semangat puasa, jadilah kita makan makanan itu tiap sahur. Tapi biarpun cuma itu, tetep aja rasanya enak kalo yang goreng mamah. Kalo yang goreng aku rasanya malah gak karu-karuan. Aku juga kangen waktu bangunin adekku buat sahur. Kalo dibangunin susaaaaahhhnyaaa minta ampun deh. Harus diguling-gulingin, ditendang, dikelitikin, bahkan waktu itu pernah aku siram pake air dingin baru bisa bangun. Hihihihi..Itu aja langsung tidur lagi habis sholat subuh. Ckckck, dek...dek...jangan susah dibangunin dong. :((

Kegiatan aku dulu pas puasa di rumah juga seringnya bantuin mamah di warung. Karena keluargaku gak selalu harus beli baju baru buat lebaran, kita malah seringnya belanja makanan dan jajanan buat lebaran. Wah, kalo mamah udah belanja, bisa penuh deh body motor sama berkardus-kardus bahan makanan dan jajanan anak-anak. Banyak banget, sist! Apalagi sehari sebelum lebaran, mamah pasti masak ketupat dan teman-temannya yang luarr biyaasaaaahhh enak dan banyak. Jadi aku sama adek-adekku berkerja sama bahu membahu bantuin mamah. Ya gimana gak mengerahkan semua tenaga anak-anaknya, lha wong kalo lebaran mamahku sukanya bikin masakan yang sukses bikin berat badanku naik 5 kilo. Ada ketupat, lontong, opor ayam kampung, sambal goreng krecek, sambal goreng ati, sayur godog, rendang kadang diganti semur daging, bihun goreng kadang diganti mie goreng dan terakhir asinan wortel yang super duper segeeerr dan endeuuss pastinya. :)) 

Belum lagi kalo harus ngupasin kacang tanah mentah buat digoreng jadi kacang bawang. Kudu pake air panas tuh. Biasanya kacang sekilo butuh waktu 2 hari buat dikupas. Tangan sampe keriting bok! Tapi demi meneruskan tradisi bikin kacang bawang yang gurih dan gak ada lawannya, jadi deh kita rela ngerjain itu semua. Lagipula gak mau kan dibilang kurang ajar sama nenek moyang. Hahahaha.

Ah, entah kenapa hari ini aku kangeeeeennn pake banget sama semua hal itu. Oh ya, bahkan aku juga kangen sama es teh buatan mamah..! Rasanya jelas beda jauh sama es teh dimanapun. Kalau udah begini, nyeseeeellll banget belum bisa membahagiakan beliau dan malah selalu nyusahin gara-gara masalahku yang gak kelar-kelar. Baru sekarang aku sadar bahwa keluarga itu memang segala-segalanya. Dan waktu juga gak bisa diulang kembali. Tapi satu doaku, semoga aku dan keluargaku bisa bersama-sama kembali nanti di jannah-Nya. Amiin. (Baru kali ini postingannya gak alay).

Kalo liat foto dibawah ini, cukuplah buat ngobatin rasa kangenku yang udah lama banget gak ketemu sama mbakku+adekku+keponakanku tercinta. Versi komplit, sist!  :))))


Selamat berpuasa all,

Kisses,


karinacinderella

Selasa, 02 Juni 2015

Piknik Bandung

Hello semua,


Lagi-lagi aku harus minta maaf nih. Makin jarang aja ngisi blog. Padahal niat sudah kuat dan tekad pun juga bulat. Ciyeee bahasanya. Hahaha. Oh ya, kemarin aku kan cerita kalo aku bareng temen-temen kantor Kampoeng Pelangi Jepara ada acara piknik ke Bandung. Nah, mumpung lagi mood, aku pingin ceritain nih keseruannya. Emang ya, yang namanya piknik apalagi ke Bandung tuh emang seru banget yah. Aku aja pingiin banget balik lagi. Semuanya enak-enak. Ya, tempatnya, ya makanannya ya jalan-jalannya. Sumpah, ngangenin banget. Hahahaha. Ini lebay sih. Tapi kalo ditanya apa aku mau balik lagi ke Bandung, pasti dengan lantang akan aku jawab MAUUUU. Hehehe. Di postingan ini sekaligus aku kasih foto-fotonya yah. Dan jangan kaget kalo ternyata kita semua itu alay keren! *muji diri sendiri*.
Hari Kamis tanggal 14 Mei, jam 5 sore kita udah harus siap di garasi bis Nusantara Getas, Kudus. Untuk piknik ke bandung ini, aku bareng temen-temen kantor emang naik bis umum trus di Bandung kita nyewa Elf untuk 15 orang. Emezing banget kan? Yaabes mau gimana lagi, aku ini kan hanya karyawan biasa yang nurut apa kata atasan. *halah*. Oh ya, total yang ikut ada 14 orang dan semuanya berpasangan suami istri! Cuma aku sama Hanik doang yang jomblo dan sendiri. Jomblo tingkat tinggi malah. Sediihh bingiiiitttt. Hah, bisa dibayangkan kan betapa cupunya aku karna jomblo dan belum punya pasangan. Hahahaha. Oya, sebenernya ada satu orang lagi temenku sama keluarganya yang gak ikut. Jadi kayak ada yang kurang gitu. Soalnya secara ya, di kantorku itu timnya cuma ada tujuh orang. APA? 7 ORANG? *suara gelas pecah*. Yes, bener tujuh orang. Makanya kalo ada satu yang gak ada tuh berasanya kayak ada yang hilang. Tapi berhubung rencana dan semua tiket hotel dan bis udah dipesan yaa harus berangkat dong. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa berangkat bareng bertujuh yaa. 
Aku sama rombongan berangkat jam 6 sore dari Getas, Kudus tapi ke Karanganyar dulu dan berangkat jam setengah 7 dari Karanganyar. Bisnya enak, bersih dan luas. Cukup lah kalo buat perjalanan jauh ke Bandung. Jalannya juga nyantai kok gak ugal-ugalan. Aku aja sempet tidur nyenyak dan sukses memimpikan Daniel Radcliffe yang kece ngemil-ngemil cantik juga. 

Penampakan Tim Kampoeng Pelangi di dalam bis
Perjalanan Kudus-Bandung memakan waktu 8 sampai 9 jam. Sampai terminal Cicaheum sekitar jam setengah 4-an pagi lah ya. Nah yang bete tuh pas turun dari bis, sambil bawa barang bawaan yang segede-gede gaban, aku sama rombongan turun di terminal Cicaheum dan nunggu elf-nya dateng di pinggir jalan bok! Wewww, ternyata ada miskomunikasi sama elf-nya. Ya udahlah, 14 orang nunggu di pinggir jalan terminal Cicaheum di waktu pagi-pagi buta rasanya sesuatu bingiitt gak ya. Hahaha, berhubung kita emang niatnya happy, yaaa walaupun ngantuk dan mata pingin merem, tetep kuat kok nunggu elf-nya. Horeeee.....*tepuk tangan*.
Pas elf-nya dateng udah jam 5 pagi, jadi kita cuci muka bersih-bersih badan dan sholat subuh di kantor agen travelnya. Rekor banget deh buat aku yang biasanya jam 5 masih tidur, kemarin udah melek plus aku juga masih sempet tacap-tacap cantik. Hahaha, prinsipnya kan biar belom mandi yang penting kece! Habis itu langsung gas ke Ciater. Di Ciater sih rencananya pingin mandi, tapi ternyata rencana gagal. Jadi yah, wisata alam aja. Sebelum ke Ciater, kita sarapan dulu di Rumah Makan Ampera. Dan gak lupa foto-foto yah. Hehehe..
Sebelum sarapan, pose alay dulu yah...
Biar gak mandi yang penting gaya dong ah...
Sampai Ciater, waahh bener-bener gak nyesel deh kesana. Airnya tuh enaaaakkkk banget. Cocok banget deh buat orang-orang pemalas kayak aku. Kalo disuruh seharian berendam disana bareng Petra Sihombing waah dengan senang hati banget. Hehehe. Tentu aja kita gak lupa foto-foto ya kakaaakkk... Kalo gak foto-foto rasanya kurang hidup gitu. *lebay*.







Dari Ciater, aku sama rombongan sempat ke Gunung Tangkuban Perahu. Sayangnya pas disini aku udah capeek banget. Kakiku kayak mau putus deh saking senengnya jalan di Ciater. Jadi aku cuma liat di sekitar kawahnya aja, gak sampai naik ke puncak gunungnya. Foto-foto aja lupa. Hehehe. Eh tapi aku sempet beli slayer buat Honey. Lucu deh slayernya model rajut gitu. Pas banget kalo dipake di gunung. Honey juga sukaaa banget sama slayernya. Malahan dibuat mainan mulu. Hehehe. Habis dari Gunung Tangkuban Perahu, kita langsung capcus makan siang di Resto Sapulidi Lembang. Pertimbangannya karena Lembang kan deket sama Ciater eehhhhhh gak taunya jauh pake bingiiitt sist...Tapi gak kecewa lah yaa, soalnya makanannya enak-enak banget dan karena aku kelaperan, makannya agak sedikit kalap. Hahahaha.
Lunch di RM. Sapulidi Lembang, Bandung
Berhubung kita piknik pas barengan libur panjang. Banyak tanggal merah maksudnya, jadi jalanan di Bandung tuh macet pake banget deh. Dari Sapulidi Lembang, aku sama temen-temen sampai Hotel Amaris Cihampelas udah jam 4 sore. Capeeek banget deh. Langsung aja istirahat sama mandi. Lumayan badan udah pada lengket banget. Sekaligus persiapan makan malam deh. Makan malamnya kita ke BMK di Ciwalk. Sebenernya pingin wisata kulineran gitu eh tapi berhubung udah pada kecapekan jadi yaa gagal deh. Oya, kemarin aku gak sempet fotoin penampakan hotel Amaris Cihampelas. Tapi so far, enak kok tempatnya. Bersih dan nyaman banget. Yah, sesuai sama harganya lah. 
Besoknya, hari Sabtu tanggal 16 Mei, aku sama rombongan temen-temen ke Transtudio Bandung. Inti dari kita piknik emang ke Transtudio sih, jadi hari ini emang yang paling ditunggu-tunggu. Eh enggak ding, aku doang yang nunggu-nunggu. Yang lain mah enggak, lempeng-lempeng aja tuh. Maklum deh, aku kan belum pernah ke Transtudio, jadi rasanya yaa deg-degan gitu. *apaan seh*. Oya, harga tiketnya karena weekend jadi Rp 275.000 ya. Tapi kalo hari biasa Rp 250.000. Dan kita dikasih kartu Bank Mega yang isinya sesuai nominal yang kita bayar. Jadi di dalem Transtudio kita gak bisa bayar pake uang tunai, semua pembayaran dilakukan pake kartu tadi. Trus kalo ternyata ada kelebihan uang di kartu, pas pulang bisa di-refund kok. Jadi bener-bener gak rugi. Asik kan gaess. Penting banget neh buat orang yang pelit hemat dan bijak kayak aku. Hehehe. Gak banyak sih yang bisa diceritain. Soalnya aku kemarin naikin hampir semua wahananya kecuali mobil-mobilan. Ini aku kasih foto-fotonya aja yah.






Bosku sebelum pulang, pose dulu :)
Sepulangnya dari Transtudio, yang aku lakukan adalah tidurr sist.. Badan langsung pada pegel-pegel bok! ditambah suara jadi agak serak karena aku kebanyakan teriak-teriak. Ini sih lebay aja daripada gak ada ekspresinya. Jadi langsung bersih-bersih badan trus tidur sampe pagi. Gak lupa beres-beres barang bawaan ya. Secara kan kita besoknya udah pulang ke Kudus lagi. Di bawah ini hasil narsis sehabis sarapan dan mau jalan beli oleh-oleh. :)))

Lobby dan restoran Amaris Hotel Cihampelas
Menunggu sambil selfie-an emang kita banget


Habis beli oleh-oleh, berhubung waktu udah jam setengah 12 dan batas chekout jam 12 lewat 15 menit, aku langsung packing-packing dong. Bener-bener ekstra buru-buru deh. Semua asal masuk tas dan gak ada yang ketinggalan. Di bawah ini hasil oleh-oleh yang aku beli dan baru nyadar kalo kebanyakan itu buat Honey. Hahahaha. Eh tapi aku juga beli oleh-oleh makanan khas Bandung yang paling nge-heits yaitu brownies Amanda dan pastinya Kartika Sari ya. Ada juga batagor Kingsley yang antrinya sampai ber-jam-jam! Tapi semua itu tergantikan karena rasanya yang yummy banget plus harganya yang mahal bikin kenyang deh. Untuk oleh-oleh baju dan kaos, belum sempet aku foto ya karena udah terlanjur dipake mulu sama Honey. Apalagi yang gambarnya Frozen, waahh habis dicuci langsung dipake lagi. :))))

Brownies Amanda 3 rasa : Original, Cheesecream, Strawberry 
Yang pertama dibuka dirumah yang strawberry
Penampakan Brownies Amanda yang original sudah dipotong-potong
Pisang bolen enaknya gak abis-abis :))
Image result for batagor kingsley
Batagor rasa capek. Antrinya penuh perjuangan :D
Finally, begitulah cerita tentang piknik bareng teman-temanku ke Bandung. Yah, fotonya emang gak begitu komplit. Dimaklumi aja ya gaess. Mudah-mudahan habis ke Bandung, bosku akan bermurah hati ngajak kita jalan-jalan lagi. Siapa tau aja ke Disneyland atau ke Eropa gitu. Kan persiapanku bisa dimulai dari sekarang. Hohoho. Bye!
Enjoy your day,

Kisses,

karinacinderella

Jumat, 15 Mei 2015

Saya (Ibu) Bekerja

Hello semua,

Ini serius yah teman. Kalo aku ditanya, pernah diomongin orang? Hmmm. Jawabannya : pernah. Dikatain? Pernah. Dibilang cewek gak bener? Cih. Sering. Difitnah? Pernah lah beberapa kali. Dinyinyirin? Nah, untuk yang ini rasanya belum pernah. Jadi begini, kira-kira semingguan yang lalu ada teman lamaku masih satu almamater chat sama aku di inbox facebook. Kebetulan dia adalah ibu rumah tangga tulen dan sempurna buat suami dan anak-anaknya. Ciyeeeh. Kira-kira begini percakapannya : 

Teman (T) : Ooh, jadi anak lw satu ya, Na?
Aku (A)     : Iya, Alhamdulillah anak gw satu.
T : Terus, tiap hari lw tinggal gawe (kerja) gitu? Sama siapa yang jagain?
A : Ya, gak tiap hari sih. Kan Sabtu Minggu gw libur. Ada bulek gw kok yang jagain.
T : Ih, lw mah gila banget deh ya. Anak lw udah gak ada bokapnya trus malah lw tinggal kerja. Mau jadi apa nanti dia. Emangnya lw gak kasian apa kalo nanti dia kurang kasih sayang.
A : Ya enggak lah, gw gak gila. Masih waras kok. Lha trus kalo gw gak gawe, ntar yang nyari duit siapa dong?
T : Yah tapi tetep aja kasian dong kalo anak lw dirumah sedangkan lw enak-enakan kerja. Kalo gw gak sanggup tuh pisah sama anak gw. Apalagi ninggal dia tiap hari cuma buat kerja. Mendingan gw hidup pas-pasan deh. Yang penting gw ngurus anak. Anak lebih berharga dari apapun.
A : Yeeee, lw kenapa sih. Yang kerja kan gw, kenapa lw yang ribet? Gw aja woles kok. 
T : Maksud gw, kalo emang kita udah punya anak ya resikonya harus di rumah. Kita didik anak-anak kita. Mereka itu tabungan kita di akhirat loh, na. Mending lw cari suami deh biar bisa di rumah jagain anak-anak lw.
A : Lho? Walaupun gw kerja, tapi anak gw tetep nomer satu kok. Gak pernah gw telantarkan. Malahan anak gw pinter banget ngertiin kalo gw harus nyari duit buat hidup kita berdua.
T : Gw pribadi sih kasian banget ya kalo liat ibu-ibu muda yang udah punya anak trus anaknya ditinggal gawe. Kayak gak punya perasaan gitu, main ninggal-ninggal anak. Apalagi trus dititipin sama ART-nya. Haduuhh jangan sampe deh gw kayak gitu.
A : Aaaarrgghhhhh....zzzzzzzzzz
T : Bla..bla...bla..bla..bla....(masih tentang perdebatan ibu rumah tangga dan ibu bekerja).
A : (Males dan akhirnya keluar dari fb).

Okeh, sebenernya aku sama sekali gak ada masalah sama temenku tadi. Secara ya dulu waktu masih kuliah dia soulmate aku banget. Kita sering berduaan kemana-mana. Ya ke kelas, ke ruang dosen, ke kantin, ke masjid, dan bahkan ke toilet! Hahaha. Eh tapiiiii, hasil pemikirannya itu loh yang bikin aku jadi agak-agak gimanaaa gitu sama dia. 

Perlu diketahui, namanya seorang ibu, aku yakin gak ada yang pingin pisah sama anaknya. Ini khusus ibu yang waras ya. Kita gak bicara ibu yang gak waras. Perlu diketahui, alasan seorang ibu untuk bekerja itu beragam. Mulai dari tingginya kebutuhan pekerja wanita, eksistensi diri, sayang gelar sarjana, mengisi waktu luang, hingga mereka benar-benar harus bekerja karena gak ada lagi yang membiayai hidup mereka dan keluarganya. Dulu mamahku pernah bilang, sebagai perempuan, gak ada salahnya untuk bekerja dan berkarya. Dan perlu digarisbawahi, bekerja itu bukan semata-mata kerja berangkat ke kantor, meeting, laporan, dan lain-lain itu ya. 

Banyak kok ibu-ibu yang bekerja dan berkarya dari rumah tanpa mengurangi tugas-tugas rumah tangga. Pun ada juga ibu-ibu yang kerja kantoran office hour tapi anaknya tetep lengket sama dia. Menurutku sih tergantung orangnya masing-masing yaa. Dan aku bersyukur banget bisa menjadi ibu yang bekerja dan masih punya waktu yang cukup buat anakku. Makanya aku sebel banget kalo temenku bilang, aku enak-enakan kerja ninggal anak. Justru karena aku sangat sangat menyayangi anakku, aku ini kerja. Justru karena aku gak punya suami, aku kerja. Dan yang pasti kalo aku kerja, aku bisa jadi lebih waras dalam memikirkan apapun dibanding dengan aku diam dirumah. Hahaha. Ini sih curhat, sist.

Hari gini udah gak jaman banget ribut-ribut masalah ibu bekerja vs ibu rumah tangga. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya kok. Karena Allah Maha Adil, kita sudah dapet rezeki-Nya sesuai apa yang kita kerjakan. Tapi aku yakin, setiap ibu, mau ibu rumah tangga, ibu bekerja, ibu asuh dan ibu-ibu lainnya pasti punya satu kesamaan, yaitu sangat menyayangi anaknya melebihi apapun. Karena itulah kodrat kita sebagai wanita, sebagai ibu. Ah sudahlah. Aku kalo makin siang makin ngaco. Soalnya lapeerrr....

Oya, yang aku tau sih udah banyak banget praktisi, tokoh dan blogger yang semuanya perempuan mengangkat tema perdebatan kayak gini. Kalo aku sih gak mau debat yaa, cuma curhat aja, sist. Peace ah..
Buat anak cantik gini, apa sih yang enggak. hehehe.

Kisses,



karinacinderella

Senin, 30 Maret 2015

Akhir Penantian


Assalamu alaikum,

Hello semua, Udah lama ya aku gak isi blog. Ya emang dasarnya aku males sih. Tapi bener deh, aku lagi banyak kerjaan nih. Jadinya agak jarang-jarang isi blog. Maafkan saya yah. Hehehe. Oh ya, aku ada kabar gembira nih. (ceileh lebay ceritanya). Jadi, tanggal 14 Mei 2015, aku sama temen-temen kantorku mau jalan-jalan ke.......Bandung, cyiiin. Yah, biarpun masih dalam negeri dan masih lama juga, norak dan lebaynya gak ketulungan deh. Emang ye, gak bisa ilang deh tu sifat dari dalam diri aku. Yang ada malah bertambah. Hahaha. Nah, berhubung kantorku gak pake EO, jadi tugas untuk ngurus acara ke Bandung semua diserahin ke aku. Eh, gak juga deng, aku dibantu sama temenku Hanik dan Velly. Secara ya, emang cuma kita bertiga ceweknya. Nah, jadi kalo besok aku agak jarang ngeblog, tau dong kenapa. Yup bener banget, aku lagi banyak persiapan buat ke Bandung. Mudah-mudahan lancar ya teman. Oya, yang bikin aku seneng ada satu lagi. Awal hari ini aku bener-bener kaget karena tadi dapet telepon dari mamahku, katanya motor baruku hari ini surat-suratnya udah komplit dan siap dikirim ke Kudus. Yeeaayyy.. Seneng bingiitt dong pastinya, soalnya motor kan buat aku kerja. Plus buat investasi aja, namanya punya anak, harus disiapin dong kendaraan buat anter anak kita. Hahaha, padahal modus. Udah ya teman, sekian dulu ah curhatannya. Bye!

Kisses,

karinacinderella

Rabu, 18 Maret 2015

Pindah Kantor

Assalamu alaikum,

Hai semua, apa kabar? Udah lama banget ya aku gak isi blog ku ini. Buat yang nunggu-nunggu, maaf banget yah, aku lagi sibuuuk banget ngurusin kerjaanku. Maklum deh, sekarang aku lagi pindah ke kantor baru. Jadi sekarang kantorku udah di Kudus, bukan di Jepara lagi. Tambah deket jadinya. Nah berhubung lagi dalam suasana pindah kantor, aku ceritain plus kasih foto-foto kantor baruku aja yah. Hehehehe.. Eh, sebenernya ini bukan kantor baru yang model gedung-gedung tinggi gitu ya. Tapi bekas bangunan lama yang disulap dan difungsikan jadi kantor. Jadi yaa maklum aja ya temans. Kerja dimana aja yang penting halal kan? Cukup buat keluarga kita. Amiiinn. 
Foto-foto dibawah diambil siang hari ya. Berikut foto-foto alay nya:

Tampak depan kantor pemasaran
Bangunan lama jadi kantor pemasaran
Lahan perumahan siap bangun di depan kantor pemasaran
Ruang kerja divisi teknik dan lapangan
Meja kerja divisi teknik
Meja penerimaan tamu / konsumen
My lovely desk 
Nah, berhubung aku ambil fotonya pake Blackberry 8260, jadi yaa kualitas gambarnya biasa aja nih. Gakpapa yaa. Maklum deh, lagi nabung buat beli I-Phone aja gak bisa-bisa. Untuk yang kantor di Kalinyamatan, Jepara, sebenernya aku udah siapin foto-fotonya tapi berhubung pemalas kelas akut jadi yaaa belum sempet diposting. Hikss. Utang tulisan dulu yak. Sementara aku bisanya cuma posting foto kantor di Kudus aja nih. Lain kali aku ceritain kegiatanku yaa. Mari cintai pekerjaan kita.

Kisses,

karinacinderella.

Senin, 02 Maret 2015

Oh Ibu (tiri)

Assalamu alaikum,

Yes, aku punya anak. Perempuan. Sekarang umurnya udah 2 tahun lebih. Kenapa aku tiba-tiba ngomongin anakku? Tadi siang, pas istirahat, aku nonton TV. Berita tepatnya. Eh pas banget yang aku tonton itu berita seorang ibu (tiri) yang nyetrika pipi anaknya. What? Iyes, bener. Nyetrika pipi anaknya pake setrikaan yang biasa dipake buat nyetrika baju. Pake gosokan kalo bahasa jawanya. Akibatnya, jelas semua orang udah tau, pipi si anak jadi gosong, luka bakar dan harus operasi plastik. Sedangkan si ibu (tiri) divonis 10 tahun penjara. Astaghfirullah Ya Allah. Aku lemes denger berita itu. Padahal sama sekali enggak kenal sama orang-orangnya. Jaman sekarang gampang banget ya denger berita kekerasan semacam itu. Aku pribadi kasihan. Ya gile aja sih kalo ada anak kecil pipinya disetrika gak kasihan. Orangtua itu panutan anaknya. Ya, itu bener banget. Tapi kalo ibunya nyetrika pipi anaknya, apa harus ditiru? Kemana nurani para orangtua sekarang? Apa kalo anak kita nakal, anak kita minta susu, anak kita minta uang, kita harus marah? Menurutku enggak ya. Harusnya kita senang, bangga dan bersyukur. Karena setidaknya mereka masih minta ke kita. Ya, ke kita sebagai orangtuanya. Ke siapa lagi coba? Mereka hanya punya kita. Terlepas dia anak kandung, anak tiri, anak angkat, anak pancingan, anak adopsi, ataupun anak-anak yang lain, kita-lah yang membuat mereka jadi seperti ini. So, jagalah anak-anak kita. Sayangi mereka. Berikan yang mereka butuhkan. Bukannya nyetrika pipinya!!! *emosi tingkat tinggi*

Save your children..
Kisses, 

karinacinderella.